tag
Bulutangkis
Materi Tim Thomas Cup 2016

PBSI Gunakan Atlet Junior Berpotensi

Senin, 02 Juni 2014 21:02 WIB
Rexy Mainaky siapkan atlet muda berpotensi untuk tim Thomas Cup 2016.
Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Rexy Mainaky, Senin (02/06/14), mengatakan materi pemain pada tim Thomas Cup Indonesia pada 2016 akan didominasi oleh atlet junior yang berpotensi.

Rexy Mainaky menyebut, pihaknya akan memberi kesempatan bagi para pemain muda yang berpotensi untuk berkompetisi. Para pemain terbaik nantinya akan ditargetkan untuk memperkuat tim Thomas Indonesia.

"Para pemain junior yang berpotensi akan diarahkan dan disiapkan untuk 2016," kata Rexy Mainaky di Jakarta.

Menurut dia, PBSI tengah mematangkan program terkait perubahan dan perombakan program di PBSI untuk mendorong dunia perbulutangkisan Indonesia agar berprestasi.

Pihaknya berkaca dari panjangnya persiapan tim Jepang dan Tiongkok dalam mempersiapkan tim mereka menjelang ajang Thomas - Uber.

"Kami harus belajar dari Jepang dan Tiongkok yang persiapannya lama. Kami kan cuma dua bulan, itu masih kurang," kata Rexy.

Pihaknya pun menaruh harapan pada beberapa pemain muda di antaranya Ihsan Maulana Mustofa, Jonathan Christie dan Anthony Ginting.

"Mereka ini, jangan sampai tenggelam, tapi kita arahkan untuk jadi andalan pada 2016," ujar Rexy.

Rexy mengapresiasi Ihsan, walaupun tidak turun bertanding dalam ajang Piala Thomas 2014, tapi sempat menyatakan keinginannya untuk mengukir prestasi.

"Saat tim Indonesia main, Ihsan duduk samping saya, dia bilang, jadi suasananya seperti ini ya? Saya tanya, kamu ingin main? Dia jawab, ingin Kak," ungkap Rexy.

Sementara ia juga mengacungi jempol pada prestasi Jonathan Christie yang walaupun tidak masuk dalam skuad tim Thomas 2014, tapi baru-baru ini berhasil menjuarai ajang Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Li Ning Jawa Barat Open 2014 dan ajang Djarum Sirnas Li Ning Jakarta Open 2014.

Dengan menjuarai Sirnas, menurut dia, menunjukkan bahwa Jonathan mampu turun pada turnamen bulutangkis dewasa.


Penulis : Abinery Hamzano

  • comment
Artikel Terkait
Komentar