tag
Bulutangkis
Japan Open Super Series 2014

Momen Evaluasi Ganda Campuran

Kamis, 12 Juni 2014 23:46 WIB
Edwin Iriawan pastikan PBSI akan evaluasi kinerja ganda campuran.
  • Momen Evaluasi Ganda Campuran
    Internet

    Edwin Iriawan.

Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengungkap rencana untuk mengevaluasi pencapain ganda campuran usai turun di Japan Open Super Series 2014, Kamis (12/06/14).

Riky Widianto/Richi Puspita Dili dan Praveen Jordan/Debby Susanto belum dapat memenuhi target untuk mencapai delapan besar nomor ganda campuran Japan Open Super Series 2014 di Tokyo.

Di babak pertama, Riky/Richi kalah dari pasangan China Li Junhui/Tang Yuanting dengan skor 19-21 dan 17-21. Praveen/Debby takluk dari Lee Chun Hei/Chau Hoi Wah (Hong Kong) dengan 15-21 dan 11-21 di babak kedua.

Sebelum Riky/Richi dan Praven/Debby, Indonesia sudah kehilangan wakil di babak kualifikasi saat Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati tunduk di tangan wakil tuan rumah Ryota Taohata/Koharu Yonemoto dengan skor 16-21 dan 14-21.

“Penampilan Riky/Richi memang kurang bagus, terutama Riky yang penempatan bolanya kurang berkualitas dan pergerakannya lambat,” pelatih ganda campuran PBSI Edwin Iriawan.

“Pasangan Hong Kong sedang dalam top performance, bola-bola yang dilancarkan Praveen/Debby sulit untuk menembus mereka. Lee/Chau juga sudah bisa menebak bola-bola yang diarahkan Praveen/Debby,” jelas Edwin mengomentari kekalahan Praveen/Debby.

Satu-satunya wakil Indonesia yang masih tersisa di ganda campuran Muhammad Rijal/Vita Marissa yang merebut tiket perempatfinal berkat kemenangan 21-14 dan 21-12 atas wakil Thailand Nipitphon Puangpuapech/Puttita Supajirakul.


Penulis : Jhon Purba

Tag Terkait

#Japan Open Super Series 2014
  • comment
Artikel Terkait
Komentar