tag
Bulutangkis
Indonesia Open Super Series 2014

Dua Ganda Putra Kandas Bersamaan

Kamis, 19 Juni 2014 17:50 WIB
Rian Agung/Angga Pratama & Berry/Ricky tersungkur di ajang Indonesia Open Super Series 2014.
  • Dua Ganda Putra Kandas Bersamaan
    Herry Ibrahim/INDOSPORT

    Rian/Angga tersingkir dari ajang Indonesia Open Super Series 2014.

Dua ganda putra Indonesia yaitu Rian Agung/Angga Pratama dan Berry Angriawan/Ricky Karanda Suwardi tersungkur bersamaan pada babak kedua BCA Indonesia Open Super Series Premier 2014 di Istora Senayan Jakarta, Kamis (19/06/14).

Rian Agung/Angga Pratama yang bermain di lapangan kedua, harus mengakui keunggulan pasangan unggulan keempat asal Korea Selatan, Kim Ki Jung/Kim Sa Rang dengan rubber game 16-21, 21-13, 16-21 dalam waktu 52 menit.

Sedangkan pasangan Berry/Ricky yang turun di lapangan pertama harus mengakui keunggulan pasangan asal Malaysia, Boon Heong Tan/Wee Kiong Tan dengan rubber game 21-18, 18-21 17-21 dalam waktu 56.

Bagi Angga Pratama, kekalahan di hadapan publik sendiri dinilai lebih mengecewakan dibandingkan bermain diluar negeri. Apalagi pada kejuaraan yang didukung penuh Djarum Foundation itu, dirinya menargetkan juara.

"Pengen-nya juara. Tapi hasilnya kayak gini. Kami terburu-buru sehingga sering mati sendiri dan menguntungkan lawan," kata Anggara Pratama usai pertandingan.

Menurut dia, dirinya bersama dengan Rian Agung sebenarnya mempunyai peluang untuk memenangkan pertandingan.

Bahkan di game ketiga, mereka mampu menyamakan kedudukan. Hanya saja kondisi itu tidak bertahan lama karena lawan lebih dominan dan menang.

Pernyataan sama disampaikan pasangan Berry Angriawan/Ricky Karanda Suwardi bahwa hasil di babak kedua ini membuat dirinya harus tersingkir lebih awal. Padahal meski tidak mendapatkan target tinggi, pasangan ini ingin mematahkan dominasi pemain senior.

"Kami lengah. Lawan yang lebih berpengalaman memanfaatkan peluang itu. Saya akui mereka tampil bagus," kata Ricky usai pertandingan.

Berry Angriawan mengatakan kegagalan dirinya melangkah kebabak perempatfinal karena sering melakukan kesalahan sendiri, terutama di game ketiga. Padahal pasangan ini mempunyai peluang untuk menang.

"Kami sudah berusaha tapi banyak mati sendiri. Kita juga sering salah buang sehingga menguntungkan lawan," kata Berry.

Dengan kekalahan ini pihaknya akan langsung memperbaiki diri terutama dalam hal kekompakan tim. Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan diri sebelum turun di kejuaraan yang telah dijadwalkan.

Baca juga artikel-artikel sejenis di liputan khusus Indonesia Open
Penulis : Niken Purnamasari
Editor : Irfan Fikri

Tag Terkait

#Indonesia Open 2014
  • comment
Artikel Terkait
Komentar