tag
Bulutangkis
Indonesia Open Super Series 2014

Langkah Owi/Butet Terhenti oleh Ganda China

Sabtu, 21 Juni 2014 17:23 WIB
Pasangan China Xu Chen/Ma Jin memupus langkah Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir ke final.
  • Langkah Owi/Butet Terhenti oleh Ganda China
    Herry Ibrahim/INDOSPORT

    Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir gagal tembus ke partai final Indonesia Open Super Series 2014

Perjuangan Tontowi ‘Owi’ Ahmad/Liliyana ‘Butet’ Natsir untuk melaju ke final Indonesia Open Super Series 2014 terhenti oleh ganda campuran China, Xu Chen/Ma Jin. Praktis, Indonesia hanya menyisakan pasangan Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan di ajang ini, Sabtu (21/06/14).

Bermain di Istora Senayan Jakarta, salah satu pasangan harapan Indonesia Owi/Butet menyerah melalui rubber game 21-18, 12-21, 15-21 dari pasangan China Xu Chen/Ma Jin.

Aura kekalahan pasangan ganda campuran terbaik Indonesia terlihat sejak game pertama. Owi/Butet meski mendapatkan dukungan penuh dari penonton. Juara dunia tahun lalu ini terlihat kesulitan untuk mengumpulkan poin. Lawan justru dengan mudah mendapatkannya.

Tak ingin kembali gagal masuk final, unggulan kedua ini mencoba bangkit dan akhirnya mampu mengejar ketertinggalannya menjadi 12-12. Pelan tapi pasti permainan Owi/Butet membaik.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan pasangan Xu Chen/Ma Jin yang sering melakukan kesalahan sendiri. Akhirnya game pertama diambil dengan skor 21-18.

Memasuki game kedua start kurang bagus kembali dialami andalan Indonesia itu. Bahkan Owi/Butet tertinggal cukup jauh 2-6. Namun, pasangan terus bertekad dan akhirnya mampu memperpendek selisih poin menjadi 10-11.

Perjuangan keras Owi/Butet ternyata hanya sampai interval pertama. Setelah itu unggulan tiga asal Tiongkok kembali mendominasi jalannya pertandingan hingga kedudukan 18-10. Akhirnya game kedua diambil Xu Chen/Ma Jin dengan 21-12.

Pada game penentuan, lagi-lagi ganda campuran terbaik Indonesia itu kalah start bahkan tertinggal 3-11 dari Xu Chen/Ma Jin. Upaya keras terus dilakukan. Hanya saja Owi sering melakukan kesalahan sendiri sehingga terus menguntungkan poin lawan.

Owi bahkan harus jatuh bangun mengembalikan serangan baik dari Xu Chen maupun Ma Jin. Tenaganya bahkan terlihat sangat terkuras meski sedikit demi sedikit mampu melawan. Hanya saja, upaya kerasnya harus terhenti setelah kembali kalah 21-15 atas pasangan Xu Chen/Ma Jin.

Dengan kekalahan ini, Owi/Butet belum bisa memberikan yang terbaik di rumah sendiri. Padahal pasangan ini adalah juara dunia 2013 dan juara All England 2014.

Pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir pada 2012 sebenarnya mempunyai peluang juara, hanya saja dibabak final harus menyerah dari pasangan Thailand, Suket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam dengan 17-21, 21-17,21-13.

Satu tahun berikutnya pasangan Owi/Butet juga gagal melangkah ke final. Pada kejuaraan yang saat itu bernama Djarum Indonesia Open Super Series Premier itu, juaranya adalah pasangan asal Tiongkok, Zhang Nan/Zhao Yunlei.

Atas hasil ini, Indonesia tinggal berharap pada ganda putra Hendra Setiwan/Muhammad Ahsan yang dibabak semifinal akan berhadapan dengan pasangan asal Korea Selatan, Kim Ki Jung/Kim Sa Rang.

 

 


Penulis : Niken Purnamasari
Editor : Irfan Fikri

Tag Terkait

#Indonesia Open 2014 #Tontowi Ahmad #Liliyana Natsir
  • comment
Artikel Terkait
Komentar